Kabupaten Batanghari



Siapa sangka ternyata di Sumatera ada aneka makanan khas yang wajib dicoba kala berkunjung ke sana.

Nama Resmi : Kabupaten Batanghari
Ibukota : Muara Bulian
Tanggal berdiri :1 Desember 1948
Bupati : Muhammad Fadhil Arief
Wakil Bupati: H. Bakhtiar, SP
Luas Wilayah: 5.804,83 km²
Jumlah Penduduk:  308.249 Jiwa
Alamat Kantor: Jl. Jend. Sudirman, Muara Bulian – Jambi
Telp. (0743) 21281, 21282
Fax. (0743) 21058
Web : http://www.batangharikab.go.id

Wilayah Administrasi:
Kecamatan : 8
Kelurahan:14
Nama 8 Kecamatan di Kabupaten Batanghari:
Kecamatan Kota Muara Bulian.
Kecamatan Muara Tembesi.
Kecamatan Mersam.
Kecamatan Bajubang.
Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Kecamatan Maro Sebo Ilir.
Kecamatan Bathin XXIV.
Kecamatan Pemayung.

Sejarah
Kabupaten Batanghari yang bersemboyan “Serentak Bak Regam “ dengan ibukotanya Muara Bulian merupakan salah satu dari 10 Kabupaten/Kota dalam Propinsi Jambi, usianya ternyata lebih tua dari Propinsi Jambi itu sendiri.Dimana Propinsi Jambi baru dibentuk pada tahun 1957 dengan Undang-Undang Darurat nomor 19 tahun 1957 yang bersamaan dengan pembentukan Propinsi Sumatera Barat dan Propinsi Riau.

Sedangkan Kabupaten Batanghari dibentuk pada tanggal 1 Desember 1948 melalui Peraturan Komisaris Pemerintah Pusat di Bukit Tinggi nomor 81/Kom/U. tanggal 30 Nopember 1948 dengan pusat pemerintahannya pada waktu itu berada di kota Jambi sekarang ini.

Setelah terbentuknya Propinsi Jambi yang dikukuhkan dengan UU nomor 81 tahun 1958 maka, kegiatan pusat administrasi pemerintah mengalami perpindahan dimana pada tahun 1963 pindah ke Kenali Asam sebagai ibukota Kabupaten Batanghari yang baru.
Pada tahun 1965 berdasarkan Undang-Undang nomor 7 tahun 1965 Kabupaten Batanghari dimekarkan menjadi dua Kabupaten Dati II, yaitu Kabupaten Dati II Batanghari dengan ibukota Kenali Asam dan Kabupaten Dati II Tanjung Jabung dengan ibukota Kuala Tungkal.
Berdasarkan Undang-Undang nomor 12 tahun 1979 pusat administrasi pemerintah Kabupaten Dati II Batanghari dipindahkan lagi ke Muara Bulian (63 km dari kota Jambi) sebagai ibukota pemerintahan yang diresmikan oleh Mendagri Amir Machmud pada tanggal 21 Juli 1979.

Sejalan dengan arus reformasi dan otonomi daerah maka, Kabupaten Batanghari yang dibelah oleh sungai Batanghari mengalami pemekaran kembali berdasarkan Undang-Undang nomor 54 tahun 1999 menjadi Kabupaten Batanghari dengan ibukota Muara Berlian dan Kabupaten Muaro Jambi dengan ibukota Sengeti seperti sekarang ini.

Demografi
Agama
Islam 97,02%
Protestan 2,46%
Katolik 0,31%
Buddha 0,10%
Kepercayaan 0,11%
Bahasa
Indonesia, Jambi, Jawa

Geografi
Batas Wilayah
Utara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tebo
Timur Kabupaten Muaro Jambi
Selatan Kabupaten Musi Banyuasin
Barat Kabupaten Sarolangun

Topografi
Secara topografis Kabupaten Batanghari merupakan wilayah dataran rendah dan rawa yang dibelah Sungai Batanghari dan sepanjang tahun tergenang air, di mana menurut elevasinya daerah ini terdiri dari:

0-10 meter dari permukaan laut (11,80 %),
11-100 meter dari permukaan laut (83,70 %),
4,50 % wilayahnya berada pada ketinggian 101-500 meter dari permukaan laut.

Luas Wilayah
Luas Wilayah Kabupaten Batanghari adalah 5.804,83 km² atau 580.483 Ha salah satu Kabupaten terluas di Provinsi Jambi. Berikut adalah luas wialyah Kabupaten Batanghari menurut Kecamatan beserta persentase terhadap luas Kabupaten Batanghari (%):

Penduduk
Hasil Sensus Penduduk Tahun 2010, penduduk Kabupaten Batang Hari berjumlah 241.334 jiwa yang terdiri atas 123.515 laki-laki dan 117.819 jiwa perempuan. Dibandingkan pada tahun 2000 penduduk Kabupaten Batanghari berjumlah 190.636 jiwa jadi dapat disimpulkan penduduk Kabupaten Batanghari mengalami pertambahan penduduk ± 50.698 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk dari tahun 2000-2010 sekitar 2,40 persen/tahun.