Tekwoleh berasal dari akronim bahasa Jawa nek gak entek digowo mulih yang berarti “Kalau tidak habis bisa dibawa pulang”. Ada tiga ukuran dari Bakso Tekwoleh. Bakso nomor 3 adalah ukuran bakso paling kecil, dengan diameter sekitar 7cm. Sementara bakso nomor 2 memiliki ukuran diameter sekitar 10cm. Ada tetelan daging dari tulang rusuk yang menambah citarasa bakso. Bakso paling jumbo adalah nomor 1 bakso ini memiliki diameter sekiar 13cm dengan isi tetelan yang sama, namun lebih banyak.
Meskipun dibolehkan bagi pelanggan untuk membawa pulang jika tidak habis, Bakso Tekwoleh nyaris selalu habis dimakan di tempat. Bahkan, karena ukurannya yang besar, bakso ini sering memperoleh sebutan sebagai ‘bakso kepala bayi’ karena ukurannya yang nyaris sebesar kepala bayi.


Leave a Reply