Kuliner khas kabupaten Lembata, propinsi Nusa Tenggara Timur yang terakhir yaitu Krepek. Sama halnya dengan Putu, krepek adalah olahan kuliner ringan yang dibuat dari singkong. Di Lembata jenis kuliner ini menjadi kudapan setiap hari yang tentunya menemani masyarakat Lembata.
Siapkan singkong kayu, potong menjadi beberapa bagian. Selanjutnya kupas singkong dan bersihkan. Singkong yang telah bersih selanjutnya di parut. Dalam perkembangannya singkong kini telah dimanfaatkan untuk berbagai macam olahan kuliner. Selain rasanya yang cukup gurih, kandungan gizi singkong juga tak kalah baik untuk tubuh dibanding bahan pangan lainnya.
Singkong mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Singkong menyediakan energi, vitamin hingga mineral. Singkong rendah lemak dan non kolesterol, namun cukup tinggi kalori, bahkan hampir 2x lipat dari kalori kentang.
Singkong yang telah selesai diparut selanjutnya dicetak dengan piring yang terbuat dari tanah liat. Kukus krepek selama 10 menit sehingga adonan krepek benar-benar matang sempurna.

Leave a Reply