Apa uniknya Tapa Kolo atau nasi bambu itu? Uniknya, berasnya dari beras merah atau orang lokal menyebutnya Dea laka. Caranya adalah beras merah dibersihkan terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bambu berukuran kecil. Namun, lubang bambu kecil itu dialas dengan daun enau muda supaya nasi yang dimasak bersih. Sesudah itu ditambahkan dengan air. Kadang-kadang bervariasi dengan memasukkan daging babi, daging ayam supaya terasa lebih enak lagi.
Sesudah semuanya beres, warga lain menyediakan api untuk membakarnya. Kira-kira satu jam atau satu setengah jam untuk membakar banyak “Tapa Kolo”. Sementara kaum perempuan menyiapkan bumbu-bumbu serta memasak daging ayam atau daging babi. Masakan daging ayam dengan santan sehingga terasa nikmatnya menyantap Tapa Kolo dengan lauknya daging ayam yang sudah disantan.

Leave a Reply