Kuliner di Kabupaten Bangli – Sate Mujair Khas Bangli

by

Menyebut sate mujair sebagai kuliner khas yang menjadi identitas masyarakat Kabupaten Bangli memang sangat tepat. Apalagi, Kabupaten Bangli dikenal sebagai wilayah kabupaten yang memiliki ikon berupa ikan mujair. Masyarakat Kabupaten Bangli, melakukan berbagai upaya untuk bisa mencicipi olahan daging mujair, termasuk di antaranya adalah mengolahnya menjadi kuliner sate yang unik.

Proses pembuatan sate mujair yang menjadi ciri khas dari masyarakat Bangli punya tingkat kerumitan tinggi. Cara pemisahan daging dengan bagian tulang lebih sulit dibandingkan dengan jenis ikan lain. Apalagi, sate mujair dibuat dengan hanya membutuhkan dagingnya. Sementara itu, bagian kepala tidak dimanfaatkan. Biasanya, bagian kepala mujair digunakan sebagai bahan untuk membuat sup atau pepes.

Setelah proses pemisahan daging yang rumit, langkah pembuatan sate lilit dari daging ikan mujair belum selesai. Daging yang telah terpisahkan dari tulang, selanjutnya digiling sehingga menjadi lebih halus. Proses penggilingan ini disertai dengan pemberian bumbu. Setelah bumbu bercampur dengan daging halus, maka tahapan berikutnya adalah proses pengadonan.

Proses pengadonan sate mujair tidak bisa dilakukan sembarangan. Sate lilit yang dibuat dari daging ikan mujair bakal menimbulkan bau amis kalau tidak diolah secara tepat. Untuk itu, pada proses pengadonan disediakan parutan kelapa untuk menghilangkannya. Selain itu, daging yang sudah disertai dengan bumbu dan parutan kelapa juga harus disertai dengan larutan santan. Tujuannya adalah untuk memudahkan proses pelilitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *