Kuliner di Kabupaten Dompu – Sop Iga Dan Saronco Peke

by

Saronco Maju atau sop menjangan merupakan salah satu kuliner khas Dompu yang paling banyak diburu konsumen. Citarasa khas daging menjangan maupun sensasi sejarah hewan tersebut membuat menu ini digemari, termasuk oleh tamu luar daerah.

Sop menjangan adalah kuliner tradisional bercitarasa agak asam karena bumbunya terdiri dari tomat atau daun asam muda. Dengan rasa yang khas kuliner tradisional ini sangat diminati termasuk oleh tamu-tamu luar daerah.
Secara geografis Dompu berada di wilayah tengah Pulau Sumbawa yang diapit Pulau Lombok di bagian barat dan Kabupaten Bima di ujung timur. Pulau Sumbawa, khususnya Dompu sudah lama dikenal sebagai daerah populasi hewan buruan ini, di samping kuda.
Meski tidak secemerlang Lombok, namun tren kunjungan ke Kabupaten Dompu mulai menunjukkan geliat yang menggembirakan. Hal itu terutama sejak digelarnya Festival Pesona Tambora maupun penetapan Gunung Tambora sebagai Taman Nasional sejak 2015.
Arus kunjungan wisatawan ke Dompu secara tidak langsung membawa berkah terhadap kuliner tradisional khususnya menu saronco atau sop yang memiliki rasa asam. Sayangnya hanya sedikit warung atau rumah makan yang menyediakan aneka kuliner tradisional di Dompu. Salah satunya adalah rumah makan “Mantika Rato” yang berada di samping Mesjid Agung Baiturrahman Dompu.
Tampak Depan Rumah Makan Mantika Rato. Foto: Info Dompuzoom-in-white
Perbesar
Tampak Depan Rumah Makan Mantika Rato. Foto: Info Dompu
Selain menu yang umum seperti nasi kotak dan kue, rumah makan di jalan Sultan Hasanuddin Dompu ini juga menyediakan beberapa menu khas Dompu seperti tota fo’o (sambal mangga muda), uta salepe (ikan pepes), dende maju (dendeng menjangan), saronco peke (sop tulang), ikan palumara, ikan teri kecil hingga besar dan saronco maju (sop menjangan) tentunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *