Kuliner di Kabupaten Sikka – Wogi

by

Kita buka dengan makanan ritual khas Maumere yaitu Wogi atau ikan teri merah, masyarakat sekitar menyebutnya dengan ikan Mbarase (ikan baronang kecil) yang hanya ada di perairan pantai Mauloo dan Paga, serta hanya muncul pada bulan tertentu. Ikan teri ini diawetkan dengan cara dicampur garam dan dibiarkan selama tiga hari sampai seminggu setelah itu dicampur dengan bahan cabai, kecap, kemangi. Ikan wogi hanya dikenal secara lokal karena pengelolaannya masih mengandalkan cara tradisioanal.

Wogi dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai makanan pendamping nasi, singkong, jagung dan lauk lainnya. Wogi juga kerap digunakan untuk pembuatan sambal yang menambah cita rasa khas. Masyarakat kecamatan paga memanfaatkan wogi untuk konsumsi harian dan juga dijual. Produk wogi dikemas dalam botol bekas air mineral serta masuk dalam produk diversifikasi yang masih sangat sederhana. Informasi mengenai wogi juga sangat minim. Produk wogi hanya diketahui oleh konsumen yang melintas daerah paga dan masyarakat sekitar yaitu masyarakat kabupaten Sikka.

Seiring perkembangan waktu, Mbarase tidak lagi sekedar buah tangan untuk sanak saudara di luar Kecamatan Paga, tetapi sudah menjadi barang yang bernilai ekonomis tinggi. Mulai dari gurih, sedikit manis, asam nan segar, hingga pedas, semua bisa kamu cicip di Kabupaten Sikka. Jadi, kalau singgah, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk mencoba ragam sajian khas nan lezat ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *