Kuliner di Kabupaten Sumba Barat – Manggulu

by

Manggulu merupakan kue tradisional khas dari Sumba. Manggulu memiliki rasa asam dan manis karena terbuat dari pisang, gula merah, dan kacang tanah. Proses pembuatan manggulu sangat mudah tetapi memakan waktu yang lama, pisang dijemur selama tiga hari lalu kemudian ditumbuk bersama dengan gula merah dan kacang tanah yang telah disangrai hingga tercampur rata. Setelah tercampur, bentuk adonan menjadi memanjang dan bungkus dengan daun pisang atau daun lontar.

Indonesia merupakan negara yang sangat besar. Para penduduknya berasal dari berbagai latar belakang kebudayaan dan adat istiadat yang berbeda.

Keberagaman budaya yang ada di Indonesia melahirkan keberagaman di bidang kuliner. Ada banyak kuliner khas Indonesia yang mungkin jumlahnya ada ratusan. Salah satunya kuliner yang ada di Nusa Tenggara Timur.

Di Nusa Tenggara Timur, tempat ini bukan hanya terkenal akan kayu cendananya. Provinsi yang juga dikenal dengan sebutan NTT ini ternyata menyediakan banyak kuliner khas yang akan membuat siapapun ketagihan ketika mencicipinya.

Salah satu kuliner khas NTT yang populer adalah kue Manggulu. Kue Manggulu adalah kuliner dari Kabupaten Sumba Timur.

Manggulu merupakan kue yang memiliki rasa khas dan pastinya menyehatkan. Mengapa? Karena makanan ini bebas gula dan juga bahan pengawet. Jadi, kamu tidak perlu khawatir mengkonsumsinya karena dijamin makanan ini akan membuat tubuhmu tetap sehat.

Sekarang, mendapatkan kue Manggulu mungkin sedikit lebih sulit dibandingkan sebelumnya. Alasannya sederhana, karena jajanan khas Sumba ini malah terpinggirkan oleh kehadiran berbagai jajanan instan.

Padahal, Manggulu merupakan makanan yang sangat khas dan melambangkan Sumba Timur dan NTT. Selain itu, makanan ini juga menyimpan banyak sejarah sehingga sangat disayangkan jika sampai Manggulu tidak bisa ditemukan lagi.

Sekedar informasi bahwa ketika masih dijajah oleh Belanda, Manggulu merupakan makanan yang digemari oleh serdadu Belanda.

Bahkan pada saat mereka masuk ke kawasan pelosok Sumba, para serdadu tersebut selalu pulang dengan membawa Manggulu. Memiliki rasa manis dan mudah dibawa membuat mereka tidak sulit membawanya.

Bukan itu saja Manggulu juga menjadi cemilan yang cocok untuk menunda lapar. Jika diperhatikan, kue Manggulu memang memiliki bentuk yang agak mirip dengan dodol. Hanya saja, Manggulu dibungkus dengan daun pisang kering sehingga membuatnya bisa tahan selama berhari-hari.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *